Gali Potensi Ekonomi Desa, KKN 119 UIN Suka Sambangi Peternakan Kambing Unggulan di Sibolong

Dusun Sibolong ternyata menyimpan potensi ekonomi yang menjanjikan di sektor peternakan. Hal ini terungkap saat Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 119 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta melakukan kunjungan observasi ke salah satu peternakan kambing milik warga setempat pada Sabtu (28/02).

Kunjungan ini merupakan bagian dari program kerja KKN 119 untuk memetakan potensi sumber daya desa yang dapat dikembangkan lebih lanjut guna meningkatkan kesejahteraan warga.

Belajar Langsung dari Peternak

Dalam kunjungan tersebut, para mahasiswa yang mengenakan jaket almamater hijau khas UIN Suka tampak antusias berinteraksi dengan peternak. Tidak hanya sekadar melihat, mereka juga belajar mengenai tata cara perawatan hewan ternak, mulai dari manajemen pakan, kebersihan kandang, hingga pemilihan bibit unggul.

Terlihat dalam dokumentasi kegiatan, salah satu mahasiswa sedang mengelus seekor kambing jenis Peranakan Etawa (PE) yang berukuran besar dan sehat. Keberadaan kambing kualitas unggul seperti ini menandakan bahwa peternak di Sibolong memiliki kemampuan teknis yang mumpuni.

“Ternyata mengelola peternakan kambing itu tidak sederhana. Butuh ketelatenan, terutama dalam menjaga mood hewan dan nutrisi pakannya agar menghasilkan susu atau daging yang berkualitas,” ujar Fitrah Embas, salah satu anggota KKN 119.

Diskusi Santai di Kandang

Suasana diskusi berlangsung santai namun berisi di area kandang yang terlihat bersih dan terawat. Mahasiswa KKN berdiskusi dengan pemilik peternakan mengenai tantangan yang dihadapi, seperti fluktuasi harga pakan dan strategi pemasaran.

Melalui diskusi ini, KKN 119 UIN Suka berencana untuk membantu para peternak di Sibolong, baik dalam bentuk pendampingan pemasaran digital (digital marketing) untuk memperluas jangkauan pembeli, maupun diskusi mengenai pengolahan limbah kotoran ternak menjadi pupuk organik yang bernilai ekonomis.

Harapan untuk Peternakan Sibolong

Kehadiran mahasiswa KKN diharapkan dapat memberikan perspektif baru bagi para peternak di Sibolong. Sinergi antara pengalaman praktis warga desa dan ilmu pengetahuan yang dibawa mahasiswa diharapkan mampu menjadikan Sibolong sebagai salah satu sentra peternakan kambing yang maju di wilayah tersebut.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *