Napak Tilas Legenda Desa, KKN 119 UIN Suka Ekspedisi ‘Gunung Bolong’ Bersama Warga Sibolong

Dukuh Sibolong, Desa Jatimulyo, 17 April 2026 – Mengingat kembali cerita tutur dari para sesepuh desa mengenai asal-usul nama “Sibolong”, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 119 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta tidak tinggal diam. Pada Jumat (17/4), tim KKN bersama warga setempat melakukan ekspedisi langsung menuju lokasi bersejarah yang diyakini sebagai cikal bakal penamaan desa, yakni “Gunung Bolong”.

Ekspedisi ini bukan sekadar penjelajahan alam biasa, melainkan langkah nyata mahasiswa untuk memetakan potensi wisata alam sekaligus mendokumentasikan bukti fisik dari cerita rakyat (folklore) yang hidup di tengah masyarakat Dukuh Sibolong.

Menelusuri Lubang Raksasa Jejak Legenda

Perjalanan menuju Gunung Bolong didampingi langsung oleh warga lokal yang sangat mengenali medan perbukitan Desa Jatimulyo. Berdasarkan dokumentasi ekspedisi, terlihat suasana di lokasi utama yang berupa formasi batuan karst atau gua dengan bukaan yang sangat besar hingga tembus ke sisi lainnya.

Tampak seorang warga yang mengenakan kaus biru dan sepatu bot (boots) karet berdiri memandangi struktur gua, mendampingi perwakilan mahasiswa KKN yang tengah menunjuk ke arah lekukan bebatuan di bagian atas gua. Lingkungan di sekitar “gunung yang bolong” tersebut masih sangat asri, dipenuhi dedaunan kering di dasar pijakan serta tanaman merambat yang menyelimuti dinding bebatuan alami.

Pembuktian Cerita Rakyat

Kunjungan ke Gunung Bolong ini memberikan pengalaman visual yang luar biasa terkait legenda pertarungan epik masa lalu yang sering diceritakan, seperti kisah anak panah sakti yang meleset dan melubangi gunung. Melihat langsung lubang raksasa yang menembus bukit bebatuan ini membuat tim KKN 119 semakin takjub dengan kekayaan warisan kisah lisan yang dimiliki oleh Dukuh Sibolong.

Keberadaan situs alam ini membuktikan bahwa penamaan “Sibolong” bukanlah kiasan semata, melainkan merujuk pada bentang alam nyata yang memiliki nilai sejarah dan geologis yang tinggi.

Potensi Wisata Edukasi dan Alam

Tim KKN 119 UIN Sunan Kalijaga berharap, dokumentasi dan pemetaan dari ekspedisi ini dapat menjadi langkah awal untuk memperkenalkan Gunung Bolong ke masyarakat luas. Dengan pengelolaan yang tepat bersama perangkat desa dan warga, kawasan ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata alam dan wisata edukasi (napak tilas legenda) unggulan di Desa Jatimulyo.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *