Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 119 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta kembali melakukan aksi nyata untuk masyarakat. Kali ini, fokus kegiatan menyasar pada perbaikan sarana informasi publik melalui pembuatan dan pemasangan plang nama tempat (penunjuk jalan) di lingkungan Dukuh Sibolong.
Program kerja ini dilaksanakan sebagai respons atas kebutuhan warga akan petunjuk arah yang jelas, baik untuk identitas wilayah maupun fasilitas umum seperti tempat ibadah.
Sentuhan Kreativitas Mahasiswa
Dalam proses pengerjaannya, para mahasiswa terlibat langsung mulai dari tahap persiapan bahan, pemotongan kayu, hingga pengecatan. Seperti yang terekam dalam dokumentasi kegiatan, dua orang mahasiswa tampak sedang fokus memberikan sentuhan akhir berupa pengecatan huruf pada papan kayu berwarna cokelat alami.
Salah satu plang yang sedang dikerjakan bertuliskan “Dukuh Sibolong”, yang nantinya akan dipasang di gerbang masuk atau titik strategis dusun. Selain itu, terlihat pula plang penunjuk arah menuju “Musholla”, yang sangat vital untuk memudahkan tamu atau pendatang yang ingin menunaikan ibadah.
“Kami ingin plang ini tidak hanya informatif, tetapi juga estetis. Oleh karena itu, kami memilih bahan kayu dengan cat putih agar terlihat kontras, rapi, dan menyatu dengan suasana asri Dukuh Sibolong,” ujar Anisa Asikin salah satu anggota KKN 119 UIN Sunan Kalijaga.
Memudahkan Akses dan Mobilitas
Keberadaan plang nama ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga maupun pengunjung dari luar desa. Seringkali, ketiadaan penunjuk jalan yang jelas membuat kurir paket atau tamu kesulitan mencari lokasi di area pedesaan yang memiliki banyak gang.
Dengan adanya plang nama “Dukuh Sibolong” dan fasilitas umum lainnya, identitas wilayah menjadi lebih tegas dan tertata. Hal ini merupakan langkah kecil namun berdampak besar dalam upaya tata kelola lingkungan desa yang lebih modern.
Apresiasi Warga
Inisiatif mahasiswa KKN 119 ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga merasa terbantu dengan adanya peremajaan infrastruktur desa yang dilakukan oleh mahasiswa.
“Alhamdulillah, sekarang kalau ada orang luar tanya arah musholla atau batas dukuh jadi lebih gampang menunjukkannya. Terima kasih mas dan mbak KKN yang sudah mau repot-repot mengecat dan memasang plang ini,” ungkap Pak Eko, salah satu warga setempat.
Pemasangan plang nama ini menjadi salah satu kenang-kenangan fisik yang ditinggalkan oleh KKN 119 UIN Sunan Kalijaga, sebagai tanda bahwa mereka pernah mengabdi dan menjadi bagian dari keluarga besar Dukuh Sibolong.




