Momen kebersamaan di bulan suci Ramadan dimanfaatkan dengan baik oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 119 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Bertempat di Musholla Sabilurrosyad, Dukuh Sibolong, para mahasiswa menggelar acara buka puasa bersama (bukber) dengan warga setempat.
Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi (ukhuwah islamiyah) antara mahasiswa yang sedang mengabdi dengan masyarakat yang telah menerima mereka dengan tangan terbuka.
Kesederhanaan yang Membawa Berkah
Suasana kekeluargaan sangat terasa menjelang waktu berbuka. Dalam dokumentasi kegiatan, terlihat warga dan mahasiswa duduk lesehan bersama di atas karpet dan tikar yang digelar di serambi musholla yang luas dan terbuka.
Tanpa sekat, bapak-bapak, pemuda, hingga anak-anak duduk melingkar menghadapi hidangan takjil sederhana berupa teh hangat dan makanan ringan yang dibungkus plastik. Sementara itu, di sisi lain, ibu-ibu dan remaja putri juga turut hadir meramaikan suasana, duduk berkumpul dengan tertib di area terpisah namun tetap dalam satu majelis.
“Walaupun musholla ini mungkin masih dalam tahap penyempurnaan bangunan, tapi semangat ibadah dan kebersamaan warganya luar biasa. Buka bersama ini rasanya nikmat sekali karena dikelilingi orang-orang baik,” ujar Muhammad Thoifuri, perwakilan dari KKN 119.
Merekatkan Hubungan Emosional
Acara buka bersama ini tidak hanya sekadar makan-makan, tetapi juga diisi dengan bincang santai sembari menunggu adzan Maghrib berkumandang. Langit senja yang terlihat dari sela-sela tiang musholla menambah syahdu suasana.
Tokoh masyarakat Dukuh Sibolong, Pak Tole, menyambut positif inisiatif ini. Menurutnya, kehadiran mahasiswa KKN di Musholla Sabilurrosyad telah memberikan warna tersendiri bagi kegiatan keagamaan di dusun tersebut.
“Alhamdulillah, Musholla Sabilurrosyad jadi makin makmur. Adik-adik mahasiswa tidak canggung membaur dengan warga, makan apa adanya, yang penting guyub rukun,” ungkapnya.
Harapan Pasca Ramadan
Melalui kegiatan seperti ini, KKN 119 UIN Sunan Kalijaga berharap dapat meninggalkan kesan mendalam di hati warga Sibolong. Kebersamaan di Musholla Sabilurrosyad diharapkan menjadi memori indah yang memperkuat hubungan emosional antara dunia kampus dan masyarakat desa.
Kegiatan ditutup dengan sholat Maghrib berjamaah, dilanjutkan dengan ramah tamah yang semakin menghangatkan malam di Dukuh Sibolong.




